Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN Demi Efisiensi dan Uang Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menghapus tantiem di BUMN merugi dan pangkas jumlah komisaris demi menjaga akuntabilitas dan manfaat setiap rupiah uang rakyat.

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAYANGKAN, ada komisaris BUMN yang hanya sekali rapat sebulan, tapi mendapat tantiem sebesar Rp 40 miliar per tahun.

Pernyataan itu memantik gelombang kritik sekaligus pertanyaan mendalam: apakah sistem tantiem di BUMN selama ini telah menyimpang dari tujuan sebenarnya?

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan bahwa uang rakyat tidak boleh dikelola dengan “main-main” dan setiap rupiah wajib memberikan manfaat nyata

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli, serta meningkatkan layanan publik—pokok-pokok ini harus jadi fondasi pengelolaan BUMN .

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan APBN 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, pada 15 Agustus 2025,

“Tantiem Itu Akal-Akalan”: Dari Istilah Asing hingga Bonus Tak Masuk Akal

Menyoroti penggunaan kata asing “tantiem”, Prabowo menyebut bahwa istilah itu dipilih agar masyarakat tidak memahami makna sesungguhnya.

Ia mempertanyakan, “Saya pun tidak mengerti apa arti tantiem itu. Itu akal-akalan mereka saja”.

Apalagi, ketika ada komisaris yang rapat sebulan sekali tetapi menerima tantiem Rp 40 miliar per tahun, itu sungguh tidak masuk akal .

Danantara Ditugasi Membenahi Struktur BUMN

Presiden mendelegasikan tanggung jawab kepada Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk melakukan restrukturisasi terhadap BUMN.

Terutama yang selama ini dikelola secara “tidak masuk akal”—di mana perusahaan rugi, tetapi jumlah komisaris sangat banyak .

Sebagai langkah konkret, Prabowo menetapkan batas maksimal enam komisaris, idealnya cukup empat atau lima orang saja, dan menghapus sistem tantiem bagi BUMN yang merugi .

Tekanan dan Opsi: Mundur Jika Keberatan

Tidak hanya memberi instruksi, Presiden juga memberi opsi tegas bagi direksi atau komisaris yang keberatan dengan kebijakan penghapusan tantiem.

“Kalau ada direksi atau komisaris yang keberatan, silakan mengundurkan diri.”

Ia menegaskan bahwa banyak generasi muda siap menggantikan posisi mereka .

Potensi Penghematan Bilangan Triliun

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mencatat bahwa penghapusan tantiem untuk direksi dan komisaris BUMN bisa menghasilkan penghematan signifikan, mencapai sekitar Rp 18 triliun .

Ini bukan hanya soal efisiensi anggaran, tapi juga relevan dalam konteks target kontribusi BUMN terhadap APBN.

Aset Raksasa, Kontribusi yang Layak

Pada pidatonya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa BUMN Indonesia memiliki aset bernilai lebih dari US$ 1.000 triliun.

Dengan aset sebesar itu, kontribusi kepada negara seharusnya bisa mencapai minimal US$ 50 miliar per tahun agar APBN tidak defisit .

Langkah tegas ini mencerminkan dorongan menuju tata kelola BUMN yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi manfaat pasti untuk publik.

Dengan menyasar ‘tantiem’—bonus berbasis istilah asing—Prabowo berupaya memotong celah praktik penggiringan dana yang tak transparan.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Disebut Sebagai Praktik Baik dalam Budaya Kepemimpinan Institusi Negara
Arif Budimanta Tutup Usia 57, Dari Medan ke Politik Nasional
Mutu Beras Premium Dipertanyakan, Satgas Polri Temukan Celah Produksi PT PIM
Riza Chalid Tinggalkan RI ke Malaysia, Singapura Pastikan Dia Tak Berada di Sana
Anwar Ibrahim Desak RI–Malaysia Lebih Berani Hadapi Dominasi Asing di ASEAN
MAKI Ancam Praperadilan Jika KPK Tak Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia
Kejaksaan Agung Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Sritex Senilai Lebih dari Rp3,5 Triliun
Dentuman Meriam dan Diplomasi di Tengah Krisis Global, Presiden Prabowo Subianto Menyambut Albanese

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:43 WIB

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Disebut Sebagai Praktik Baik dalam Budaya Kepemimpinan Institusi Negara

Rabu, 10 September 2025 - 06:49 WIB

Arif Budimanta Tutup Usia 57, Dari Medan ke Politik Nasional

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:49 WIB

Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN Demi Efisiensi dan Uang Rakyat

Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:27 WIB

Mutu Beras Premium Dipertanyakan, Satgas Polri Temukan Celah Produksi PT PIM

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:55 WIB

Riza Chalid Tinggalkan RI ke Malaysia, Singapura Pastikan Dia Tak Berada di Sana

Berita Terbaru