ISLAND HOSPITAL DINOBATKAN SEBAGAI “FLAGSHIP MEDICAL TOURISM HOSPITAL” PERTAMA DI MALAYSIA

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri ke kanan: Yang Berbahagia Dato' Sri Suriani binti Dato' Ahmad, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia; Lim Kooi Ling, CEO Island Hospital; Yang Berhormat Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia; dan Suriaghandi Suppiah, CEO Malaysia Healthcare Travel Council.

Dari kiri ke kanan: Yang Berbahagia Dato' Sri Suriani binti Dato' Ahmad, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia; Lim Kooi Ling, CEO Island Hospital; Yang Berhormat Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia; dan Suriaghandi Suppiah, CEO Malaysia Healthcare Travel Council.

GEORGETOWN, Malaysia, 11 Desember 2025 /PRNewswire/ — Island Hospital terpilih sebagai pemenang program Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH) pertama di Malaysia. Program FMTH merupakan pengakuan atas standar pelayanan, keselamatan, dan pengalaman pasien internasional Island Hospital yang konsisten.

Dari kiri ke kanan: Yang Berbahagia Dato' Sri Suriani binti Dato' Ahmad, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia; Lim Kooi Ling, CEO Island Hospital; Yang Berhormat Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia; dan Suriaghandi Suppiah, CEO Malaysia Healthcare Travel Council.
Dari kiri ke kanan: Yang Berbahagia Dato’ Sri Suriani binti Dato’ Ahmad, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia; Lim Kooi Ling, CEO Island Hospital; Yang Berhormat Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia; dan Suriaghandi Suppiah, CEO Malaysia Healthcare Travel Council.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diluncurkan pada 2022, program yang digelar setiap tiga tahun ini mengapresiasi rumah sakit yang menggerakkan pertumbuhan wisata medis (medical tourism) Malaysia di tingkat global. Island Hospital, satu-satunya finalis dari Penang, terpilih sebagai pemenang yang memiliki kinerja terbaik di antara empat finalis. Pengumuman pemenang disampaikan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dr. Dzulkefly Ahmad.

Program FMTH dipimpin oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) sebagai lembaga yang bernaung pada Kementerian Kesehatan Malaysia, serta mendapatkan dukungan dari pemerintah Malaysia. Tim ahli independen, termasuk IQVIA dan Joint Commission International (JCI), melakukan penilaian mendalam yang mencakup kualitas klinis, keselamatan pasien, pengalaman pasien, inovasi, serta kinerja operasional. Program FMTH merupakan inisiatif utama dalam "Malaysia Healthcare Travel Industry Blueprint 2021–2025" guna memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata kesehatan tepercaya.

Island Hospital (IH) adalah rumah sakit spesialis milik swasta yang menyediakan perawatan lanjutan untuk kebutuhan medis dan bedah kompleks. IH memiliki lebih dari 120 dokter spesialis di berbagai bidang seperti kardiologi, onkologi, ortopedi, gastroenterologi, dan neurologi. Melayani pasien lokal dan internasional, IH membangun ekosistem yang mendukung wisatawan medis—mulai dari koordinasi sebelum kedatangan pasien hingga perawatan lanjutan.

Fokus IH pada kualitas dan keselamatan pasien tecermin dari akreditasi Australian Council on Healthcare Standards International (ACHSI) dan Malaysian Society for Quality in Health (MSQH). IH juga merupakan bagian dari ACHSI Centre of Excellence untuk perawatan kanker, kardiologi, dan gastroenterologi. Keunggulan IH mencerminkan tata kelola klinis yang kuat, kerja tim, dan perawatan yang berfokus pada pasien—faktor-faktor yang menjadi bagian penting dalam penilaian FMTH.

"Kami mendapat kehormatan atas penghargaan ini," ujar Lim Kooi Ling, CEO, Island Hospital. "Sejak 2022, kami telah melayani sekitar 700.000 pasien internasional di lebih dari 80 negara, termasuk Indonesia. Hal tersebut membuktikan kepercayaan yang diterima tim kami, para mitra, dan sistem layanan kesehatan Malaysia."

"Sebagai bagian dari IHH Healthcare Malaysia, penyedia layanan kesehatan swasta terkemuka, kami memanfaatkan keahlian kolektif, teknologi digital, dan kolaborasi klinis untuk memberikan perawatan yang aman, andal, dan bernilai tinggi, serta mewujudkan pengalaman medis yang lebih mudah bagi pasien dan keluarga. Sebagai lembaga yang menyandang status FMTH, kami akan selalu bekerja sama dengan pemerintah Malaysia dan MHTC untuk memperkuat posisi Penang dan Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk layanan kesehatan."

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru