Pemangkasan Anggaran Pemerintah Berimbas pada Lesunya Industri Ritel hingga Perhotelan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 15 Maret 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. (Dok. nwpproperty.com)

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. (Dok. nwpproperty.com)

JAKARTA – Dampak kebijakan pemangkasan anggaran Pemerintah yang berimbas pada lesunya industri ritel hingga perhotelan.

Awalnya, kebijakan efisiensi anggaran yang dijalankan pemerintah hanya akan berdampak pada industri perhotelan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa industri pusat perbelanjaan juga ikut merasakan dampaknya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengungkapkan keluhannya saat menyampaikan sambutan dalam acara BINA Diskon Lebaran 2025, di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

“Terus terang saja Pak Menko (Airlangga Hartarto), pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah memang tidak berdampak secara langsung terhadap industri ritel.”

“Yang terdampak langsung biasanya itu industri perhotelan begitu ya salah satunya.”

“Tetapi ujung-ujungnya nanti akan berdampak terhadap ritel, dan sebetulnya sekarang sudah mulai terasa hal tersebut,” ujar Alphonzus.

Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Pemerintah bakal terus berupaya memperkuat daya beli masyarakat.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025 bagi PNS, TNI, dan Polri.

Selain itu, Pemerintah juga mendorong perusahaan jasa angkutan daring (online) untuk memberikan THR bagi pengemudi ojek online hingga kurir online.

Serta memberikan potongan tarif atau diskon tiket pesawat terbang pada periode Angkutan Lebaran 2025.

“Ini diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk terus belanja. Dan saya berharap bahwa Indonesia punya resiliensi karena kita punya kemampuan di dalam negeri (pasar domestik).”

“Dan tentu event-event belanja di dalam negeri kalau bisa juga menjadi tujuan pariwisata internasional,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang memerintahkan pemangkasan anggaran belanja negara sebesar Rp306,69 triliun.

Pemangkasan anggaran yang dilakukan yang terdiri atas efisiensi anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp256,1 triliun, dan efisiensi anggaran transfer ke daerah Rp50,5 triliun.

Pemangkasan tersebut, menurut Alphonzus, telah membuat industri ritel merasakan penurunan transaksi.

Pasalnya, secara tidak langsung kebijakan itu berdampak pada penurunan daya beli masyarakat menengah ke bawah yang sudah terasa sejak 2024.

Oleh karena itu, ia berharap program BINA Diskon Lebaran 2025 yang berjalan selama periode 14-30 Maret 2025 dapat mendongkrak minat masyarakat untuk berbelanja.

“Makanya kami mendorong BINA program ini. Kemudian juga diharapkan, puncak penjualan akan terjadi pada minggu ini, makanya dilaksanakan (peluncuran) tanggal 14 (Maret 2025),” ujarnya pula.

Alphonzus juga menambahkan bahwa beberapa perusahaan sudah mulai mencairkan THR kepada para pekerjanya yang diharapkan mampu meningkatkan transaksi di pusat perbelanjaan sebelum masyarakat sibuk dengan aktivitas mudik.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Ekbisindonesia.com 

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabartv.com dan Pusatsiaranpers.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Sulawesiraya.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 0853155577880855777788808781555778808111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Tren Katering Diet Sehat, Kemasan dengan Takaran Porsi Tepat Jadi Kunci Sukses
Investasi Crypto Semakin Diminati Investor Pemula
Satu Ekosistem, Seribu Cerita: 24jamnews.com Hidupkan Media Pers Daerah
RUPST 2025 Bank Raya Tetapkan Buyback Saham Rp20 Miliar dan Reformasi Organ
Arsjad Rasjid: Investor Tiongkok Harus Bawa Transfer Pengetahuan ke Indonesia
Efektif untuk Pemulihkan Nama Baik, Sapulangit PR dan Persrilis.com Bisa Tayangkan Ribuan Press Release
Sesuai Hukum dan Berkeadilan, Presiden Prabowo Subianto Ingin Penyelesaian Kasus Meikarta Dituntaskan
Sapulangit PR dan Persrilis.com Berikan Jasa Public Relations dan Komunikasi Terpadu Lewat Press Release

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:42 WIB

Tren Katering Diet Sehat, Kemasan dengan Takaran Porsi Tepat Jadi Kunci Sukses

Jumat, 7 November 2025 - 20:17 WIB

Investasi Crypto Semakin Diminati Investor Pemula

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:52 WIB

Satu Ekosistem, Seribu Cerita: 24jamnews.com Hidupkan Media Pers Daerah

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:41 WIB

RUPST 2025 Bank Raya Tetapkan Buyback Saham Rp20 Miliar dan Reformasi Organ

Senin, 26 Mei 2025 - 11:43 WIB

Arsjad Rasjid: Investor Tiongkok Harus Bawa Transfer Pengetahuan ke Indonesia

Berita Terbaru