Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center selenggarakan konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EPLive 2026 menghadirkan 1.600 di antara pakar elektrofisiologi jantung terkemuka di dunia

AUSTIN, Texas, 26 Juni 2026 /PRNewswire/ — Texas Cardiac Arrhythmia Institute (TCAI) di St. David’s Medical Center menyelenggarakan simposium internasional kedelapan mengenai aritmia kompleks pada tanggal 28-29 Mei 2026. Acara tahun ini mencatat rekor kehadiran 1.600 peserta dari seluruh dunia, termasuk dari Belgia, Brasil, Kanada, Kolombia, dan Italia. Di antara para peserta tersebut, 200 orang hadir secara langsung.

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

EP Live 2026 jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2999974/St_Davids_Medical_Center_Video.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2999974/St_Davids_Medical_Center_Video.mp4?p=thumbnail’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});

Peserta EPLive meliputi dokter, perawat terdaftar praktik tingkat lanjut, dan profesional kesehatan terkait yang berminat mengobati aritmia jantung kompleks, suatu kondisi di mana jantung berdetak dengan ritme tak teratur atau abnormal. Alat pengajaran utamanya adalah studi kasus secara langsung disertai komentar ahli yang disiarkan dari Electrophysiology Center yang canggih di St. David’s Medical Center.

"Rekor jumlah peserta EPLive 2026 menunjukkan peningkatan permintaan terhadap pendidikan praktis berbasis kasus dan kerja sama," kata Andrea Natale, M.D., F.H.R.S., F.A.C.C., F.E.S.C., ahli elektrofisiologi jantung dan Direktur Medis Eksekutif TCAI serta Direktur Kursus EPLive. "Dengan berbagi pengetahuan, inovasi, dan pengalaman dalam acara tersebut, kami membantu mempercepat kemajuan perawatan kardiovaskular dan meningkatkan hasil pengobatan bagi jutaan penderita aritmia jantung di seluruh dunia."

Kasus-kasus langsung yang dilakukan selama acara dua hari tersebut menampilkan teknologi dan teknik baru yang dipelopori oleh para dokter di TCAI. Di antara teknologi yang ditampilkan adalah pendekatan lebih efisien yang menggabungkan dua perawatan – ablasi Fibrilasi Atrium (A Fib) dan Oklusi Apendiks Atrium Kiri (LAAO)- menjadi satu prosedur saja untuk penderita A Fib yang lebih berisiko mengalami stroke, sehingga mengurangi kebutuhan banyak prosedur dan meminimalkan komplikasi. Para dokter juga menampilkan berbagai inovasi terbaru di bidang ablasi medan berdenyut, ablasi non termal yang menghantarkan aliran listrik berenergi tinggi dan berdurasi pendek ke jaringan jantung untuk menghancurkan sel-sel penyebab irama jantung tidak teratur tanpa menggunakan panas atau dingin berlebihan.

EPLive menyajikan empat sesi yang meliputi perpaduan kasus langsung dan kasus rekaman dari TCAI, serta sejumlah pusat layanan kesehatan terkemuka di berbagai negara: Kolombia (International Arrhythmia Center at Cardioinfantil Foundation), Italia (Centro Cardiologico Monzino) dan Amerika Serikat (Cleveland Clinic; Houston Methodist; Kansas City Heart Rhythm Institute; Massachusetts General; Montefiore Einstein; St. Bernard’s Heart and Vascular Center; UC Health Center; University of Pennsylvania).

Selain Dr. Natale, EPLive menampilkan presentasi dari beberapa dokter TCAI, antara lain para direktur kursus Amin Al-Ahmad, M.D., John Allison, M.D., Khaled Awad, M.D., Mohamed Bassiouny, M.D., David Burkhardt, M.D., David Burkland, M.D., Robert Canby, M.D., Joseph Gallinghouse, M.D., Rodney Horton, M.D., Patrick Hranitzky, M.D., dan Jason Zagrodzky, M.D.

Dokter mendapatkan maksimum 14,5 Jam Kredit Physician’s Recognition Award (PRA) Kategori 1 dari American Medical Association (AMA)™ saat konferensi.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi EP-Live.com.

Kontak Media: Matt Grilli

MGrilli@ECPRTexas.com 

(630) 800-9533

Video – https://mma.prnasia.com/media2/2999974/St_Davids_Medical_Center_Video.mp4 
Logo – https://mma.prnasia.com/media2/2999973/St_Davids_Medical_Center_Logo.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Dari “dua pameran yang digelar berdampingan” menuju “integrasi satu rantai” Peningkatan Layanan Terpadu Sektor Hijau untuk Kawasan Perdagangan Bebas Versi 3.0
Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC
CCTV+: Lokakarya Teknologi yang Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Jagung di DAS Lancang-Mekong Digelar di Hanoi, Vietnam
RoboParty Luncurkan RP1 di Asia Tenggara, Hadirkan Solusi Robotika dengan Platform Terbuka dan Rangkaian Lengkap untuk Pendidikan dan Riset
IGEL Menunjuk Pemimpin Zero Trust AS, Randy Resnick, untuk Memajukan Strategi IGEL Adaptive Secure Endpoint Platform™
Xinhua Silk Road: Linyi Trade City di Tiongkok Bagian Timur Buka Pusat Pengadaan Internasional, Dorong Aktivitas Perdagangan Global
Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Dari “dua pameran yang digelar berdampingan” menuju “integrasi satu rantai” Peningkatan Layanan Terpadu Sektor Hijau untuk Kawasan Perdagangan Bebas Versi 3.0

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Huawei Hadirkan OTN Generasi Baru untuk Jaringan Optik Berbasis AIDC

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:06 WIB

CCTV+: Lokakarya Teknologi yang Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Jagung di DAS Lancang-Mekong Digelar di Hanoi, Vietnam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:00 WIB

RoboParty Luncurkan RP1 di Asia Tenggara, Hadirkan Solusi Robotika dengan Platform Terbuka dan Rangkaian Lengkap untuk Pendidikan dan Riset

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Xinhua Silk Road: Linyi Trade City di Tiongkok Bagian Timur Buka Pusat Pengadaan Internasional, Dorong Aktivitas Perdagangan Global

Berita Terbaru

Pers Rilis

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:16 WIB